MAKALAH RUANG LINGKUP PERSEMBAHYANGAN BASARAH


RUANG LINGKUP PERSEMBAHYANGAN BASARAH



BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Dalam persembahyangan kita memuja dan memuji kebesaran Ranying Hatala Langit Ida Shang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa, berarti kita memohon ampun atas segala kesalahan yang pernah kita lakukan baik sengaja atau tidak sengaja dan melalui Basarah kita memohon petunjuk-Nya.
Sering kali dalam pelaksanaan ritual basarah  pikiran kita kurang terpokus dalam pemusatan kehadapan Ranying Hatala Langit Ida Shang Hyang Widhi Wasa atau bahkan tidak berkonsentrasi sama sekali, ada salah satu ayat veda yang mengatakan dalam sebuah kebodohan penyebab utamanya adalah ketidaksadaran kita, ketidaktubumh kembangnya kesadaran  dikarenakan kurangnya  pemahaman, penghayatan, serta penerapan terhadap ruang lingkup persembahyangan basarah yang meliputi pemahaman arti kata Basarah, tempat-tempat untuk melaksanakan sembahyan Basarah, alat-alat atau sarana dalam ritual Basarah dan fungsi dari pada kidung Kandayu yang semestinya kita harapkan untuk meningkatkan kwalitas spritual kita, oleh sebab itu dalam makalah  ini kami  membahas sebagian dari pada ruang lingkup persembahyangan basarah tersebut yang dianggab bagian terpenting untuk membantu meningkatkan kwalitas spritual  dalam pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui basarah.

B.        Rumusan masalah
1.      Apa pengertian dari pada persembahyangan basarah ?
2.      Apa saja tempat-tempat untuk melaksanakan persembayangan  ?
3.      Apa saja alat-alat yang diperlukan dalam ritual basarah ?
4.      Bagaimana fungsi kidung kandayu  dalam ritual persembahyangan  basarah ?

C.        Tujuan
1.      Untuk mengetahui pengertian dari persembahyangan basarah !
2.      Mengetahui tempat untuk melaksanakan persembahyangan basarah !
3.      Untuk mengetahui alat-alat yang diperlukan dalam ritual basarah !
4.      Untuk mengetahui fungsi kidung kandayu dalam ritual persembyangan basarah !

D.       Metode Penulisan
Metode penulisan yang kami gunakan dalan penulisan makalah ini adalah dengan menggunakan metode kepustakaan atau literatur.


BAB II
PEMBAHASAN

A.        Pengertian Persembahyangan Basarah
Sembahyang sama artinya dengan Basarah. Basarah berasal dari kata sarah yang artinya menyerahkan diri kepada tuhan ranying hatala ida shang hyang widhi wasa dengan tulus dan iklas.
Pengertian basarah dapat juga kita fahami dari suatu istilah yang bertitik tolak dari dua segi  :
1.      Dari segi Etimologi menurut alim ulama (basir/pisor) hindu kaharingan basarah berasal dari kata :
B    = Basalungkem ( Bersatu Pada )
A    =  Auh ( Suara )
S     =  Saritan ( Uraian )
A    =  Ajar ( Ajaran )
RA  =  Ranying ( Kuasa )
H    =  hatalla ( tuhan )
    Jadi basarah berarti “barsatu pada suara yang menguraikan ajaran kuasa tuhan “

2.      Dari segi isi dan makna basarah berarti mengamalkan ajaran tuhan dalam wujud bhakti yang tulus dan iklas kepada ranying hatala langit, dengan demikian maka basarah sama artinya dengan bersembahyangan.
Dari pengertian pengertian- basarah diatas dapat pula disimpulkan bahwa tujuan dari pada Basarah pada umumnya adalah:
·         Memohon kesucian jiwa( Atma/sumpuk Entang) oleh kemlan Ranying Hatala untuk melenyapkan kegelapan Bathin, adharma serta eleburan dosa.
·         Untuk mengagungkan kekuasaan Ranying Hatala yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap tenang dan kreatif, tdak mudah putus asa serta jujur.
·         Untuk memohon keselamatan, panjang umur yang dapat menumbuhkembangkan sikap rendah hati, hormat-menghormati, mengakui kelemahan dan keterbatasan.
·         Untuk membalas kemurahan Ranying Hatalla Langit dan sebagai permohonan maaf lahir bathin atas segala kesalahan dan dosa yang dierbuat.
·         Untuk mewujudkan rasa bhakti dengan Ranying Hatalla Langit. “Dalam hal ini Basarah dilaksanakan dengan tata aturan (Talatah) misalnya yang berkaitan dengan aspek kesucian jasmani dan rohani, aspek waktu, sikap badan, upakara yang dipergunakan dan tempat pelaksanaan ( DIPA STAN-TP Palangkaraya:2005)”


B.      Tempat Sembahyang (Eka Basarah )

Tempat sembahyang ( eka basarah ) dalam agama hindu kaharingan disebut dengan balai basarah ( balai kaharingan ). Balai basarah adalah tempat yang disucikan umat hindu kaharingan, dan bisa juga tempat lain yang dianggap suci, misalnya di rumah sendiri setiap meneneng pakanan batu. Telun dan juga buhul basarah di balai basarah, balai basarah juga disebut sebagai tempat memuja dan memuji Ranying Hatala Langit. Adapun nama-nama tempat suci menurut Agama Hindu Kaharingan adalah sebagai berikut :

a.      Balai Basarah
        Balai Bsarah adalah tempat Basarah ( Sembahyang ) bagi umat Kaharingan, untuk memohon keselamatan dan kedamaian.

b.      Balai Paseban Raja
        Balai Paseban Raja adalah tempat memuja dan memuj Garing Hatungku. Garing Hatungku yaitu perwujudan dari tiga kekuatan kekuasaan Ranying Hatalla Langit. Balai Paseban in ada yang mencapai tujuh tingkat, yang tujuh tingkat adalah tempat pemujaan Raja Uju Hakanduang dan Lambang dari 7 lapis Langit.

c.       Balai Antang
        Balai Antang yaitu sebuah tempat pemujaan kepada Raja penguasa pintu Langit. Balai ini ditempatkan di dalam rumah di atas pintu utama masuk rumah. Keberadaan Balai Aang di rumah, akan memberikan kenyamanan bagi keluarga rumah.

d.      Pasah Patahu ( Balai Patahu )
        Asah Patahu adalah tempat pemujaan kepada eluhur penjaga/pemlihara desa dari pengaruh jahat. Pasah Patahu ditempatkan di tengah desa atau ditempatkan  ditempat yang aman.

e.      Pasah Karamat
        Pasah Karamat adalah tempat pemujaan kepada para leluhur penjaga/penguasa suatu wilayah. Pasah Karamat ini dibangun dan ditempatkan di tempat-tempat yang disucikan dan tidak boleh diganggu kelestariannya. 

C.      Alat-Alat Basarah
1.      Sangku
Dalam melaksanakan basarah, sangku dibersihkan dan diisi dengan beras sampai penuh. Beras adalah simbol keberadaan hidup dan kehidupan di dunia ini. Dengan perantara beras disamping ia menjadi makanan, beras telah mengundang (wahyu) ranying hatala langit dan seluruh manifestasinya beras juga sebagai wujud kekuatan kemahakuasaan Ranying Hatala Langit.

2.      Beras Hambaruan
Behas hambaruan adalah beras yang dipilih sebanyak tujuh (7) biji dalam keadaan putih bening dan dibungkus dengan potongan kain putih. Bungkus behas hambaruan tersebut ditempatkan di tengah-tengah sangku yang berisi beras tadi. Behas hambaruan tujuh biji tersebut sebagai lambang raja uju hakandunang, yaitu tujuh perwujudan Ranying Hatala Langit

3.      Dandang Tingang
Dandang tingang adalah bulu ekor tingang yang ditempatkan/ditancapkan ditengah-tengah sangku berdekatan dengan bungkus behas hambaruan. Dandang tingang mempunyai dua warna yaitu warna putih dan warna hitam kedua warna ini melambangkan putih alam kesucian Ranying Hatala Langit dan hitam adalah alam hidup dan kehidupan

4.      Giling Pinang
Giling pinang adalah sirih, kapur dan pinang yang dibuat sebegitu rupa dengan bentuk kerucut. Giling pinang adalah simbol tiga perwujudan kuasa ranying hatala langit dalam bentuk kesuburan bumi kepada hidup dan kehidupan manusia.

5.      Rukun Tarahan
Rukun tarahan adalah rokok. Rokok juga sebagai lambang dari api. Api adalah bagian dari kehidupan manusia,namun penggunaannya dilihat dari segi kepentingaanny.

6.      Tanteluh Manuk
Telur ayam adalah lambang dari korban suci yang dipersembahkan kepada ranying hatala langit untuk menetralisir segala pengaruh buruk          yang bisa mempengruhi hidup dan kehidupan

7.      Undus Tanak ( Minyak Kelapa )
Undus tanak didasarkan pada hakekat minyak yang licin dan bersih, sehingga dapat melepaskan dan membalikan sesuatu yang kusut dari manusia. Dengan alasan minyak kelapa akan terlihat bersih dan mengkilap bersinar.
8.      Tampung Tawar
          Tampung tawaryait sarana Basarah yang dibuat dari daun kelapa mda yang dianyam sedemikian rupa sehingga digunakan untuk memercikan air yang telah disucikan sebagai simbol Nyalung Kaharingan Belum( Air Suci Kehidupan) Air suci kehidupan merupakan sumber anugerah Ranying Hatalla Langit yang selayaknya kita terima sebagaimana bhakti kita kepada-Nya.
9.      Parapen
         Parapen( perapian ) yaitu bara api tempat kita membakar kemenyan atau gaharu sehinga menyebarkan asap yang berbau harum semerbak mewangi. Asap kemenyan menumbuhkan rasa ketenangan bathin kita. Sehingga memudahkan pikran kita terpusat kehadapan Ranying Hatalla Langit sebagaimana Hakekat kehendak kita dalam melakukan upacara Basarah.
10.  Kambang
         Kambang yaitu bunga yang selalu digunakan pada saat basarah dan ditempatkan dalam sangku. Lakasana Bunga yang harum dan indah kita akan mendapatkan kasih sayang yang baik pula dari Ranying Hatalla.
11.  Duit Singah Sangku
         Duit yaitu mata uang yang ditempatkan dalam sangku. Segala sarana Basarah akan dilengkapai engan mata uang yang ada, sehingga Basarah yang akan kita lakukan akan terasa amai di hati dan pikiran.


D.     Fungsi Kidung Kandayu dalam Pelaksanaan Upacara Basarah

                Kandayu adalah nyanyian suci yang dilagukan pada saat Basarah ( Smbahyang ) di Balai Kaharingan.  Kandayu berisikanpi-pujian yang ditujukan kepada ranying Hatalla Langit/ Tuhan Yang Maha Kuasa.

                Kandayu dapat dibgi menjadi empat bagian  :

1.      Kandayu Manyarah Sangku Tambak Raja,Yaitu terdiri dari21 ayat yang isinya menyatakan penyatuan bathin umat kaharingan yang melaksanakan basarah kehadapan Ranyng hatalla langit /t tuhan yang maha esa,oleh karena itu sangku tambak raja ini selalu di tempatkan di tengah-tengah pada saat basarah.
Dalam upcara basarah,sangu tambak raja ditempatkan diatas meja kecil sehingga tampk lebh tinggi dari lantai tempat duduk. Sangku diletakan diats alas kain yang bersih , yang berwarna-warni kecuali warna hitam.
2.      Kandayu Mantang Kayu Erang, yaitu teriri dari 114 ayat yang menceritakan tetang perjalanan Banama Tingang Memohon Rejeki Memohon Petunjuk Kepada Ranying Hatalla Langit.
3.      Kandayu Parawei, yaitu terdiri dari 17 ayat yang isinya memuja Nama Ranying Hatalla Langit / Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan alam semesta dan serta isinya.
4.      Kandayu mambuwur behas hambaruan, yaitu terdiri dari 7 ayat yang isinya kidung suci yang mengiringi kita sama-sama menerima berkah dari ranying hatalla langit / tuhan yang maha esa yang berupa behas hambaruan / beras,mantis undus,nyaki tanteluh manuk darung tingang /telur ayam,tampung tawar / percikan air tirtha yang di berikan oleh petugas basarah.



BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan

Sembahyang sama artinya dengan Basarah. Basarah berasal dari kata sarah yang artinya menyerahkan diri kepada tuhan ranying hatala ida shang hyang widhi wasa dengan tulus dan iklas.
Pengertian basarah dapat juga kita fahami dari suatu istilah yang bertitik tolak dari dua segi  :
3.      Dari segi Etimologi menurut alim ulama (basir/pisor) hindu kaharingan basarah berasal dari kata :
B    = Basalungkem ( Bersatu Pada )
A    =  Auh ( Suara )
S     =  Saritan ( Uraian )
A    =  Ajar ( Ajaran )
RA  =  Ranying ( Kuasa )
H    =  hatalla ( tuhan )
    Jadi basarah berarti “barsatu pada suara yang menguraikan ajaran kuasa tuhan
Tempat-tempat persembahyangan meliputi :
Balai basarah, balai antang, balai paseban raja, pasah patahu, dan balai karamat.
Alat-alat yang dipergunakan dalam upacara basarah adalah :
Sangku, behas, dandang tingang, sipa, rukun tarahan, kambang, parapen/dupa, singah sangku, tanteluh manuk, tampung tawar, undus dan behas hambaruan.
Adapun kandayu yang digunakan dalam upacara basarah umumnya adalah :
Kandayu manyarah sangku tambak raja, kandayu mantang kayu erang, kandayu parawei, dan kandayu mambuwur behas hambaruan.




Related Posts:

MAKALAH TENTANG MIHING


Apa yang maksud dengan mihing???
Begitu banyak benda-benda sejarah yang digunakan oleh orang jaman dahulu khususnya di kalimantan tengah yang sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat tanah dayak baik benda-benda yang bersifat sakral atau benda yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seiring dengan kemajuan jaman sehingga banyak sekali budaya luar masuk secara khusus di tanah dayak ini menyebabkan tatanan sosial dan budaya berubah secara perlahan-lahan sehingga adat istiadat budaya nenek monyang pada jaman dahulu sering terlupakan entah itu karena sudah lama sehingga hanya orang-orang tertentu yang mengetahui kebudayaan tersebut atau karena terlalu bayak kebudayaan baru yang lebih moderen sehingga kebudayaan dan cara yang lama ditinggalkan, salah  satunya adalah budaya dayak pada masa lalu yaitu menangkap ikan dengan menggunakan mihing,
Mihing ini merupakan benda sakral yang digunakan oleh orang dayak pada masa lalu untuk menangkap ikan,mihing dikatakan benda sakral karena bahannya dibuat dari kayu yang mempunyai fungsi dan arti tersendiri sehingga ikan-ikan bisa masuk ke dalam mihing tersebut.
Penulis mencoba membahas tentang mihing dengan berbekal dari berbagai sumber yang penulis dapatkan, yang tentunya penulis harapkan semoga dapat  bermanfaat bagi kita semua, selamat membaca.


  Sejarah Asal dan Fungsi Kegunaan Mihing
Menurut tetek tatum, bahwa tiga abad yang lalu, seseorang yang bernama
Bowak dan tinggal di kampung tumbang lukan (sekarang nama kampung itu tumbang danau) yang hidup di tepi sungai kahayan hulu, tiap-tiap hari bekerja untuk menyediakan makanan babi milik majikannya. Setiap hari sambil mencincang batang pisang dan keladi, bowak bernyanyi yang kata-katanya menyatakan bahwa setiap hari tak henti-hentinya ia mencincang tambun yang bersisik emas. Nyanyiannya terdengar oleh penguasa lewu telu yaitu alam gaib yang bernama rawing.
                        Panglima rawing datang menemui bowak dan membawanya ke lewu telu sebagai tawanan yang mereka pergunakan untuk menagkap berung tingang dan tambun (ikan lele), setelah selesai tugasnya lalu diturunkan ke dunia. Sejak itu bowak tinggal di lewu telu sambil mengawasi keadaan. Menurut bowak, orang-orang yang tinggal di alam gaib  (lewu telu) mempunyai senjata yang terbuat dari besi yang ringan dan terapung di atas air. Di tempat tinggal mereka di lewu,yang mereka katakan burung tingang ialah semacam burung pipit di dunia yang sangat banyak dan mudah kita temukan,dan tambun adalah sejenis ikan lele di dunia. Pada saat itu orang di lewu telu mengadakan suatu upacara mendirkan mihing mereka sangat ramai mencari kayu-kayuan yang mereka pergunakan untuk mendirikan mihing, lalu mereka menyuruh bowak menangkap burung tingang dan tambun (ikan lele) sebagai salah satu bahan yang mereka gunakan dalam mendirikan mihing,setelah peralatan bahan-bahan untuk mendirikan sudah lengakap lalu mereka mulai mendirikan mihing, mereka khawatir sekali kalau apa yang mereka lakukan dilihat bowak, karena itu mereka mengurung bowak dan ditutupi dengan kajang (dinding yang dibuat dari daun tumbuh-tumbuhan) agar bowak tidak dapat melihat apa yang tengah dikerjakan. Kemudian mereka menanyakan kepada bowak apakah bowak dapat menyaksikan proses pembuatan yang sedang dilakukan. Dengan tertawa bowak menjawab bahwa ia dapat menyaksikan dengan jelas semua pembuatannya. Mereka mengira bahwa sungguh-sungguh bisa menyaksikan proses pembuatan tersebut, maka mereka mengganti penutup dengan jala yang tanpa mereka sadari bowak akan dapat menyaksikan proses pembuatan dengan semakin jelas. Mereka menanyakan kepada bowak, apakah bowak dapat menyaksikan apa yang mereka lakukan. Bowak menjawab sambil menangis bahwa ia tidak melihat dan menyaksikan apa-apa. Mereka tidak meyadari bahwa semua itu hanyalah akal bulus bowak untuk dapat melihat proses pembuatannya.
                        Bowak terheran-heran menyaksikan bagaimana mereka membuat mihing. Setelah selesai pembuatannya, bowak meliha harta benda (panatau panuhan) orang jaman dahulu diantaranya guci, halamaung, balanga, gong, emas, perak, intan serta permata lainnya,masuk ke dalam mihing tersebut yang kemudian mereka bersantap bersama dan menyambutnya dengan riang gembira. Beberapa hari kemudian, mereka mengembalikan bowak ke dunia dan membekali bowak dengan sebagian harta benda sebagai upah bowak.
Di dunia bowak mencoba mulai mendirikan mihing seperti apa yang pernah ia lihat di lewu telu. Mihing yang setelah selesai dibuat diletakan di halaman rumah bowak,  tanpa  diketahui dari mana datangnya, mihing yang berada di halaman bowak penuh berisi harta benda (panatau panuhan)  yang terdapat di muka bumi, bahkan harta benda (panatau panuhan) lewu telu juga berguguran masuk ke dalam mihing bowak. Melihat keadaan yang demikan, penguasa lewu telu marah besar, lalu turun ke bumi dan langsung menerjang mihing milik bowak yang mengakibatkan mihing bowak terpelanting jauh dan jatuh ke dalam sungai. Dengan demikian masuklah berjenis-jenis ikan ke dalam mihing bowak, sejak saat itu suku dayak kahayan mempergunakan mihing tersebut sebagai alat pengkap ikan karena tidak dapat untuk mengambil harta benda

  Bentuk Bangunan Mihing
Bentuk bangungunan mihing seperti bangunan rumah tetapi  tidak beratap dan tidak berdinding. berlantai dibuat dari bambu yang dijalin. Dari muka ke belakang semakin tinggi dan sempit, ujungnya dinamakan anjung-anjung. Tiang di muka dinamakan kaja banuang, tawe tabulus, dibuat seperti patung dengan maksud  dapat berbicara dan mengundang segala jenis ikan untuk maja (bertamu) ke tempat itu. Tiang no 2 di atas didirikan dari kayu tabulus, dibuat seperti patung juga agar dapat mengucapkan palus yang artinya masuk. Dan kayu-kayu yang lain terbuat dari kayu manang, kayu tuah, kayu langkah, kayu kajunjung, kayu tali,kayu marit, kayu busi, kayu kanaruhung, haur bahenda,haur bahijau dan lain sebagainya yang mempunyai arti dan makna yang sangat berfungsi untuk mendirikan mihing,dan yang tidak kalah pentingnya adalah rotan yang dipakai untuk menjalin dan tidak boleh dipotong, dibiarkan terurai ke dalam air.

  Cara Mendirikan Mihing
Mihing didirikan pada musim kemarau, pada tempat yang agak dangkal tetapi berarus deras, menghadap arah hulu dan buntutnya kehilir. Bila musim hujan tiba dan air mulai pasang, lantai mihing tergenang air, di saat itulah ikan-ikan dengan segala jenis  baik besar maupun kecil masuk ke dalam mihing.

  Kesimpulan
Mihing pada mulanya adalah alat orang di lewu telu untuk menakap harta benda (panatau panuhuan),saat itu bowak meniru pembuatan mihing orang  lewu telu  di dunia ini dan semua harat benda pun tertangkap oleh mihing bowak bahkan harta benda di lewu telu,oleh karena itu penguasa lewu telu marah besar dan mihing bowak diterjang dan terpelanting jauh hingga ke dasar  sungai dan masuk lah berbagai jenis ikan ke dalamnya,saat itulah mihing digunakan oleh oleh orang di dunia ini untuk menangkap ikan
Bentuk bangungunan mihing seperti bangunan rumah tetapi  tidak beratap dan tidak berdinding. berlantai dibuat dari bambu yang dijalin. Dari muka ke belakang semakin tinggi dan sempit, ujungnya dinamakan anjung-anjung
Mihing didirikan pada musim kemarau, pada tempat yang agak dangkal tetapi berarus deras, menghadap arah hulu dan buntutnya kehilir. Bila musim hujan tiba dan air mulai pasang, lantai mihing tergenang air, di saat itulah ikan-ikan dengan segala jenis  baik besar maupun kecil masuk ke dalam mihing.

B.                Semoga makalah ini bisa bermanfaat untuk kita dalam menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang mihing alat penangkap ikan orang dayak pada masa lalu
Akhir kata penulis ucapkan terima kasih
    



sumber
Riwut, Tcilik (2007). Kalimantan Membangun Alam Dan Kebudayaan, Yogyakarta penerbit : NR publishing,































Related Posts:

DOA SEHARI-HARI HINDU KAHARINGAN



DOA AGAMA HINDU KAHARINGAN 
 
Auh Laku Doa Akan Kuman

Ranying Hatalla Langit Tuhan Tambing Kabanteran Bulan Raja Tuntung Matan Andau Ije Melai Bukit Bulau Kagantung Gandang, Kereng Rabia Nunyang Hampalangka Langit. Ije Hai Kuasa Belun, Japa Jimat Hai Maharing. Ranying Hatalla, Huang Katika Tuh Ikey Atun (Tege) Manaharep Rangkan Panginan Simpan Ije Jadi Tarasadia Awi Tagal Kahain Asim Tuntang Sintam Halajur Masi Mawat Ikey Keleh Rangkan Panginan Tuh Ela Manamean Ikey Huang Tingkes, Tapi Keleh Liwus Ikey Bara Calaka Bahaya. 
Iyoh Ranying Hatalla, Balitam Puna Raja Ije Hai Tutu Kuasam Belum, Raja Ije Mahunjun Kuasam Bara Kakare Raja Ije Awang Beken , Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Maujan Nyalung Kaharingan Belum Natisan Guhung Paneling Tahaseng, Kayun Penyang Karuhei Tatau, Kayun Palis Pangarak, Panyalembang Untek, Panarang Atei, Parentas Rawei. Uka Ikey Manjurung Mangantihan Rangkan Panginan Tuh Tau Manjadi Isi Daha Palus Hambaruan Ikey Ije Katatahi.Terima Kasih Ranying Hatalla Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Ikey Balaku.
Sahey                 


Auh Laku Doa Lingkus Batiruh

Mananjuriku Balitam Ranying Hatalla Langit Ije Melai Balai Bulau Napatah Hintan, Balai Hintan Napatah Bulau Ije Paling Hai Kuasa Belum Datuh   Japa Jimat Maharing, Keleh Asim Tuntang Sintam Ije Halajur Muhun, Uka Tau Masi Mawat Aku Batiruh Tingang Mangat Aku Tau Manupi Nekap Kayun Penyang Karuhei Tatau Ngampa Sandik Paturung  Sangkalemu Raja Mahapan Kuasa Aim Ije Hai, Mangejau Ije Kare Gangguan Setan Uluh Batang Danumhambewe Sawang Ije Tau Mangalati  Aku Batiruh Tingang. Mangat Aku Misik Limbah Batiruh Tingang, Aku Tau Dinun Karigas Kaabas Biti Berengku Palus Katatahi.
Terima Kasih Ranying Hatalla Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Tuntang Barasih Tutu Aku Balaku.
Sahey

                                                    Laku Doa Akan Mawi (Nampa Jalanan)


Namparinjet Ku Bitim Ranying Hatalla Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Ayum Ije Maharing, Basa Balitam Hakatawang Ku Puna Raja Ije Tempun Taluh Handiai, Ije Jadi Manjapa Petak, Langit, Bulan, Bintang, Mantan Andau, Dengan Isi Alam Semesta Tuh.  
Manyahuang Ku Balitam Ranying Hatalla Akan Tau Manuntun Aku Huang Perjalanan Tuh, Ngejau Aku Bara Kare Celaka, Bahaya Ije Tau Manarepa, Mangejau Bara Dahiang Ije Sala  Papa Hiau, Uka Aku Tau Salamat Sampai Tujuan.
Terima Kasih Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Aku Balaku.
Sahey 3x        

Auh Laku Doa Akan Nahunan

Inanjuri Ku Bahing Ganan Tandak Balua Bulau Pantar Tatah Bahanjung Rabia Sadurin Gutum Eleh Hulek Riak Renteng Tingang Ganan Tandak Bentuk Labehu Parung Tuh
Naparinjet Ku Bitim Ranyiang Hatala Ije Melai Balai Bulau Napatah Intan , Balai Intan Napatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Iyuh-Iyuh Ranying Hatala Huang Katika Tuh Ikei Atun Manyarah Kapanatau Sangku Bulau Tambak Raja Ije Basuang Behas Parei Manyangen Tingang , Mangrambang Awi Giling Pinang Hambalat Hapan Rukun Tarahan , Basingah Bulau Pungkal Raja Maluhing Hapan Giling Pinang Ije Kadandang Maneras Bulau Hambaruan Ije Kabangkusan Timpung , Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Belum Palakuan Awat Maharing.
Mangatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatala Raja Ije Paling Kuasa , Kuasam Belum Akam Tau Mangujan Kayu Penyang Karuhei Tatau Kayu Palis Pangereng Manyalupu Sangku Tambak Tambak Raja Tuh , Mangat Behas Hambaruan Te Kareh Tau Hariten Halawu Benteng , Mananteluh Hila Upun Tundu.
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatala Langit , Jata Balawang Bulau Tampung Sahur Baragantung Langit , Parapah Baratuyang Hawun .
Hajamban Kuasam Ndue , Manantilang Nyalung Awing Kasial Bakawe , Bapali Endus.
Hajamban Kuasan Ndue Ije Hai Hayak Barasih Te Mananjuri Nyalung Awang Bauntung  Batuah Haring Bungai Kajawan Balambit Eka Hapanduyan Biti Anak Awau Te Kareh Hajamban Pating Jarring Tukang Bidan  .
        Mangat Awau Te Kareh Tau Belum Batuah Marajaki Hayak Panjang Umur , Uka Tau Mangatang Tarung , Tingang Apang Burung Indang , Ungkup Babuhan  Mangat Mandinu Aran Bapandui Ije Bahalap Hayak Barasih , Ranying  Hatala  Jatta Balawang Bulau  Ikei Dia Lupa Manyewut Are-Are Terima Kasih Tagal Kahain Asi Tuntang Sinta Ndue Ije Santar Muhun Akan Ikei Uluh Ungkup Ayum Ije Hinje Kepercaya
        Buli Ganan Tandak Ku Kilau Junjun Helu Mulang Santin Karungut , Mulang Tutuk Panambalun Tambun .
Kuruk Hambaruan Ikei Samandiai Buli 3 X       
Hajamban Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Ikei Balaku
Sahey
Auh Doa Akan Uluh Kawin

palus iNanjuri Ku Bahing Ganan Tandak Ku Balua Pantar Tatah Bahanjung Rabia Sandurin Gutum , Eleh Bahing Bapating Ganan Tandak Manamuei Lewu Bukit Bulau Kagantung Gandang Rabia Nunyang Hapalangka Langit , Palus Ganan Tandak Maja Balai Bulau Bapatah Intan Balai Intan Bapatah Hintan Sali Padadusan Ranying Hatala Langit       
Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Maharing , Palus Ganan Tandak Ku Malabuh Rawei Balemu Taharep Ranying Hatala Iyuh-Iyuh Ranying Hatala Ikei Tangang Esum Pantai Danum Kalunen Jadi Tingang Mumpung Renteng Mijen Bentuk Labehu Parung Tuh Ikei Sama-Sama Malipet Lenge Ikei Mambuka Pumpung Basarah , Ikei Manyarah Biti Bereng Ikei Palus Hambaruan Ikei Palus Katatahi .
        Huang Bentuk Ikei Tuh Atun Kapanatau Sangku Tambak Raja Ije Gantung Pahalendang Basuang Behas Parei Manyangen Tingang , Mangarambang Giling Pinang , Ihambalat Rukun Tarahan Basingah Bulau Pungkal Raja Rabia Tisik Tambun , Inihang Luhing Dandang Tingang Ije Kadandang  Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Bekum Palakuan Awat Maharing Dengan Raja Ije Puna Hai Kuasa Belum , Raja Ije Jatun Bara Tikas Kuasa .
Basa Huang Taharep Ikei Tuh Atun Panganten Hatue Bawi Ije Matuh Batang Panjang Huma Hai Tatean Lumbah , Keleh Asim Jadi Tantilap Asi Masi Mawat Ewen Due , Tenga Berkat Aka , Matuh Magagalan Pai Lenge Huang Jalan Ije Tinduh Hayak Barasih , Mangat Kahandak Ewen Due Uras Tau Manjadi Kilau Gawin Ije Manjadian Taluh Handia Sahapus Kalunen Junjun Helu Huran . Aluh Hatampulu Ikei Balaku Asi Hatantilap Asi Kueh Bitim Tau Rise Rawei , Basa Bitim Tampung Sahur Baragantung Langit Tundum Parapah Baratuyang Hawun, Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla Akam Mangejau Kea Kare Dahiang Papa Ije Are Sala, Mangejau Kakare Pali Endus, Bunu Hantu Mangejau Kea Kare Kasingen Lewu Manderoh Danum, Mangejau Kare Peres Panyakit Baratus Gangguranan Ara Akan Panganten Ewen Due Tuh Palus Ikei Samandiai, Mangat Tau Belum Batuah Hayak Panjang Umur .
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatala Akam Tau Mangujan Kayu Penyang Karuhei Tatau, Sapaunggut Belum Sapanaling Taseng Kare Kayu Palis Pangereng Kare Kayu Panylembang Untek Panarang Atei, Akan Panganten Due Tuh Palus Akan Ikei Handiai, Mabgat Manyalupu Sangku Tambak Raja Manyelem Behas Bangkusan Ije Uju Kabawak Mangat Tau Hariten Halawu Benteng, Mananteluh Hila Upun Tundu
Tarima Kasih Ranying Hatala Tarima Kasih Huang Aram Ije Hai, Tinduh Hayak Barasih Ikei Balaku
sahey


Auh Laku Doa Eka Uluh Matei

palus inanjuri ku bahing Ganan Tandak Ku Balua Bulau Pantar Tatah, Bahanjung Rabia Sadurin Guntum; Eleh Bahi-Bahing Bapating Ganan Tandak Ku Manamuei Lewu Bukit Bulau Kangantung Gandang Rabia Nuyang Hapalangka Langit, Maja Balai Bulau Napatah Hintan, Balai Hintan Napatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Langit Basa Katika Tuh Ikei Haputan Raja Bunu Haya-Hayak Malipet Lenge Ikei Mayarah Biti Bereng Palus Hambaruan Ije Katatahi Huang Lenge Aim Bewei, Ije Tempun Taluh Handiai. Karana Huang Andau/Alem Endauatun Bara Ungkup Ikei Tapatetei Jalan Matei, Jadi Tiling Langit Katambua, Tusang Petak Tapajaka Kahem Jadi Nyalung Kapanduya .
Maka Liau Hatue......./Bawi.......Haring Kaharingan Jadi Umba Padadusa Aim, Buli Ikau Haluli Manumun Janjin Hemben Huran Taharep Ikau Ije Ranying Ayu Kabuat.
Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatala Langit Akam Tau Maampun Kare Dandan Kasala Selama Tuh Iye Melai Batang Danum Njam Tingang Tagal Kahain Kuasam Aim Raying Hatala Ije Tau Masi Mawat Liau Haring Kaharingan Liau........Hatue/........Bawi Ije Jadi Buli Ikau Haluli Ikei Ungkup Ayum Are-Are  Manyewut Tarima Kasih.
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatalla Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih
Maatuh, Mangagal Pai Lenge Tarantang Nule Huang Jalan Ije Bahalap, Tenga Kalawa Huang Matan Atei Ewen, Ampung Lingu Nalatai Tarantang Nule Mangat Ewen Eter Badehen Mahining Auh Aim Baguna , Akan Galang Pambelum Ewen Melai Batang Anum Injam. Tagal Asi Jadi Tantilap Asi, Santar Muhun Mangejau Tarantang Nule Atau, Ikei Samandiai Bara Kare Riwut Peres Baratus Ganggurana Ara Bara Kare Kasingen Lewu Mandereh Danum, Kahirin Rundung Hapamantai Tambun  Mangat Ikei Samandiai Tau Belum Batuah Hayak Panjang Umur.
Dia Panjng Riwut Rawei Ganan Tandak Ku Palus Gandang Halalian Buli, Bul Bulau Pantar Tatah, Nyiruk Rabia Sandurin Guntum Kilau Junjun Helu. Buli Natup Penyang Karuhei Tatau Sapa Unggut Belum Panaling Aseng.Kuruk Hambaruan Ikei Buli, Kuruk Hambaruan Tarantang Nule, Buli Hatampung Kilau Bua Sangalang Garing, Mulang Hatundun Tingkah Kayu Lampesun Kereng.Buli Manyelem Behas Bangkusn Timpung Ije Uju Kabawak Mangat Hriten Halawu Benteng, Barintih Upun Tundu.
Tarima Kasih Raying Hatalla Huang Aram Je Hai Hayak Barasih Te Ikei  Balaku
sahey


Auh Balaku Doa Intu Balai

Ikei Mangaku Tuntang Percaya

Ranying Hatalla Katamparan
Langit Katambuan Ikei 
Petak Tapajakan Ikei
Nyalung Kapanduyan Ikei
Kalata Padadukan Ikei

Inanjuri Ku Ganan Tandak, Balua Bulau Pantar Tatah, Bahanjung Rabia Sandurin Guntum, Bahing-Bahing Pangandak Andau Balua Parung Hai Malabehu Benteng Siru Datuh Marantau Ruang Ije Gantung Pahalendang Tinggi Pahalingei.
Eleh Bahing Bapating Ganan Tandak Manamuei Bukit Bulau Kangantung Gandang Kereng Rabia Nuyang Hapalangka Langit.
Palus Ganan Tandak Maja Balai Bulau Manapatah Intan, Balai Intan Manapatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Langit, Tuhan Tambing Kabanteran Bulan, Raja Tuntung Matan Andau, Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Maharing
Iyuh-Iyuh Ranying Hatalla Huang Katika Tuh Ikei Sama-Sama Malipet Lengen Ikei Balaku Asi Belum.
 Huang Katika Tuh Ikei Haya-Hayak Manyarah Kapanatau Sangku Bulau Tambak Raja Ije Bahalap Basuang Behas Parei Manyangen Tingang .
Mangarambang Hapan Giling Pinang Hambalat Awi Rukun Tarahan Basingah Bulau Pungkal Raja Rabia Tisik Tambun, Maluhing Hapan Dandang Tingang Ije Kadandang, Ineras Bulau Hambaruan Ije Kabangkusan Timpung, Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Dengan Raja Ije Puna Hai Tutu Kuasam Belum, Kuasam Jatun Bara Tikas Kuasa, Raja Ije Mahunjun Kuasa , Segala Raja-Raja Ije Awang Beken.
Manyahuang Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Haliai, Mujan Nyalung Kaharingan Belum Natisan Guhung Panaling Tahaseng Mujan Kare Kayu Penyang Karuhei Tatau, Kare Kayu Palis Pangereng Akan Ikei Samandiai Mangujan Sangku Lasang Salumpuk Entang, Manyelem Behas Bangkusan Timpung, Mangat Tau Hariten Manampalang Benteng, Mananteluh Hila Upun Tundu.
Mangatah Tinai Bitim Ranying Hatala Akam Tau Mamparendeng Kare Ikei Ungkup Kaharingan Ije Hindai Puji Manyeneh Auh Ajara Ayum Ije Baguna Hayak Barasih Haliai Uka Ewen Tau Umba Ikei Manara Aram Tuntang Kuasam Ije Hai.
Ikei Ungkup Kaharingan Dia Lupa Manyewut Tarima Kasih Tagal Kare Asi Tantilap Asi.
Ranying Hattala Ikei Ungkup Ayum Dia Ulih Manyewut Ije-Mije Kahandak Ikei, Tapi Hatalla Kabuat Hakatawan Taluh Ije Mangahandak Ike Masing-Masing .
Manyahuang Tinai Balitam Ranying Hattala, Uka Tau Hajamban Manenga Kalawa Tarang Huang Matan Atei Ikei Samandiai, Matuh Magagalan Pain Lengen Ikei Huang Jalan Ije Barasih Hayak Sampurna.
Manenga Karigas Kaabas Akan Biti Bereng Ikei, Palus Hambaruan Ikei Ije Katatahi Tarima Kasih Ranying Hatalla Tarima Kasih.
Dia Panjang Riwut Rawei Ganan Tandak Ku Mules Buli Batambang Salumpuk Entang, Manantang Tanterus Tuyang .
Buli Kuruk Bara Kuruk, Mulang Kuriu Bara Kuriu, Buli Hatampung Kilau Bua Kayu Sangalang Garing Mulang Hatundun Tingang Bua Kayu Lampesun Kereng, Buli Manyelem Behas Bangkusan Timpung Mangat Hariten Halawu Benteng , Mananteluh Upun Tundue, Buli Pahayak Panyalembang Untek Panarang Atei Parentas Rawei Paharus Jalan Parajang Hukum  Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Haliai Ikei Balaku Tarima Kasih.
Asahi    















































DOA AGAMA HINDU KAHARINGAN 
 
Auh Laku Doa Akan Kuman

Ranying Hatalla Langit Tuhan Tambing Kabanteran Bulan Raja Tuntung Matan Andau Ije Melai Bukit Bulau Kagantung Gandang, Kereng Rabia Nunyang Hampalangka Langit. Ije Hai Kuasa Belun, Japa Jimat Hai Maharing. Ranying Hatalla, Huang Katika Tuh Ikey Atun (Tege) Manaharep Rangkan Panginan Simpan Ije Jadi Tarasadia Awi Tagal Kahain Asim Tuntang Sintam Halajur Masi Mawat Ikey Keleh Rangkan Panginan Tuh Ela Manamean Ikey Huang Tingkes, Tapi Keleh Liwus Ikey Bara Calaka Bahaya. 
Iyoh Ranying Hatalla, Balitam Puna Raja Ije Hai Tutu Kuasam Belum, Raja Ije Mahunjun Kuasam Bara Kakare Raja Ije Awang Beken , Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Maujan Nyalung Kaharingan Belum Natisan Guhung Paneling Tahaseng, Kayun Penyang Karuhei Tatau, Kayun Palis Pangarak, Panyalembang Untek, Panarang Atei, Parentas Rawei. Uka Ikey Manjurung Mangantihan Rangkan Panginan Tuh Tau Manjadi Isi Daha Palus Hambaruan Ikey Ije Katatahi.Terima Kasih Ranying Hatalla Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Ikey Balaku.
Sahey                 


Auh Laku Doa Lingkus Batiruh

Mananjuriku Balitam Ranying Hatalla Langit Ije Melai Balai Bulau Napatah Hintan, Balai Hintan Napatah Bulau Ije Paling Hai Kuasa Belum Datuh   Japa Jimat Maharing, Keleh Asim Tuntang Sintam Ije Halajur Muhun, Uka Tau Masi Mawat Aku Batiruh Tingang Mangat Aku Tau Manupi Nekap Kayun Penyang Karuhei Tatau Ngampa Sandik Paturung  Sangkalemu Raja Mahapan Kuasa Aim Ije Hai, Mangejau Ije Kare Gangguan Setan Uluh Batang Danumhambewe Sawang Ije Tau Mangalati  Aku Batiruh Tingang. Mangat Aku Misik Limbah Batiruh Tingang, Aku Tau Dinun Karigas Kaabas Biti Berengku Palus Katatahi.
Terima Kasih Ranying Hatalla Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Tuntang Barasih Tutu Aku Balaku.
Sahey

          Laku Doa Akan Mawi (Nampa Jalanan)


Namparinjet Ku Bitim Ranying Hatalla Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Ayum Ije Maharing, Basa Balitam Hakatawang Ku Puna Raja Ije Tempun Taluh Handiai, Ije Jadi Manjapa Petak, Langit, Bulan, Bintang, Mantan Andau, Dengan Isi Alam Semesta Tuh.  
Manyahuang Ku Balitam Ranying Hatalla Akan Tau Manuntun Aku Huang Perjalanan Tuh, Ngejau Aku Bara Kare Celaka, Bahaya Ije Tau Manarepa, Mangejau Bara Dahiang Ije Sala  Papa Hiau, Uka Aku Tau Salamat Sampai Tujuan.
Terima Kasih Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Aku Balaku.
Sahey 3x        

Auh Laku Doa Akan Nahunan

Inanjuri Ku Bahing Ganan Tandak Balua Bulau Pantar Tatah Bahanjung Rabia Sadurin Gutum Eleh Hulek Riak Renteng Tingang Ganan Tandak Bentuk Labehu Parung Tuh
Naparinjet Ku Bitim Ranyiang Hatala Ije Melai Balai Bulau Napatah Intan , Balai Intan Napatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Iyuh-Iyuh Ranying Hatala Huang Katika Tuh Ikei Atun Manyarah Kapanatau Sangku Bulau Tambak Raja Ije Basuang Behas Parei Manyangen Tingang , Mangrambang Awi Giling Pinang Hambalat Hapan Rukun Tarahan , Basingah Bulau Pungkal Raja Maluhing Hapan Giling Pinang Ije Kadandang Maneras Bulau Hambaruan Ije Kabangkusan Timpung , Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Belum Palakuan Awat Maharing.
Mangatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatala Raja Ije Paling Kuasa , Kuasam Belum Akam Tau Mangujan Kayu Penyang Karuhei Tatau Kayu Palis Pangereng Manyalupu Sangku Tambak Tambak Raja Tuh , Mangat Behas Hambaruan Te Kareh Tau Hariten Halawu Benteng , Mananteluh Hila Upun Tundu.
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatala Langit , Jata Balawang Bulau Tampung Sahur Baragantung Langit , Parapah Baratuyang Hawun .
Hajamban Kuasam Ndue , Manantilang Nyalung Awing Kasial Bakawe , Bapali Endus.
Hajamban Kuasan Ndue Ije Hai Hayak Barasih Te Mananjuri Nyalung Awang Bauntung  Batuah Haring Bungai Kajawan Balambit Eka Hapanduyan Biti Anak Awau Te Kareh Hajamban Pating Jarring Tukang Bidan  .
        Mangat Awau Te Kareh Tau Belum Batuah Marajaki Hayak Panjang Umur , Uka Tau Mangatang Tarung , Tingang Apang Burung Indang , Ungkup Babuhan  Mangat Mandinu Aran Bapandui Ije Bahalap Hayak Barasih , Ranying  Hatala  Jatta Balawang Bulau  Ikei Dia Lupa Manyewut Are-Are Terima Kasih Tagal Kahain Asi Tuntang Sinta Ndue Ije Santar Muhun Akan Ikei Uluh Ungkup Ayum Ije Hinje Kepercaya
        Buli Ganan Tandak Ku Kilau Junjun Helu Mulang Santin Karungut , Mulang Tutuk Panambalun Tambun .
Kuruk Hambaruan Ikei Samandiai Buli 3 X       
Hajamban Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Ikei Balaku
Sahey
Auh Doa Akan Uluh Kawin

palus iNanjuri Ku Bahing Ganan Tandak Ku Balua Pantar Tatah Bahanjung Rabia Sandurin Gutum , Eleh Bahing Bapating Ganan Tandak Manamuei Lewu Bukit Bulau Kagantung Gandang Rabia Nunyang Hapalangka Langit , Palus Ganan Tandak Maja Balai Bulau Bapatah Intan Balai Intan Bapatah Hintan Sali Padadusan Ranying Hatala Langit       
Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Maharing , Palus Ganan Tandak Ku Malabuh Rawei Balemu Taharep Ranying Hatala Iyuh-Iyuh Ranying Hatala Ikei Tangang Esum Pantai Danum Kalunen Jadi Tingang Mumpung Renteng Mijen Bentuk Labehu Parung Tuh Ikei Sama-Sama Malipet Lenge Ikei Mambuka Pumpung Basarah , Ikei Manyarah Biti Bereng Ikei Palus Hambaruan Ikei Palus Katatahi .
        Huang Bentuk Ikei Tuh Atun Kapanatau Sangku Tambak Raja Ije Gantung Pahalendang Basuang Behas Parei Manyangen Tingang , Mangarambang Giling Pinang , Ihambalat Rukun Tarahan Basingah Bulau Pungkal Raja Rabia Tisik Tambun , Inihang Luhing Dandang Tingang Ije Kadandang  Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Bekum Palakuan Awat Maharing Dengan Raja Ije Puna Hai Kuasa Belum , Raja Ije Jatun Bara Tikas Kuasa .
Basa Huang Taharep Ikei Tuh Atun Panganten Hatue Bawi Ije Matuh Batang Panjang Huma Hai Tatean Lumbah , Keleh Asim Jadi Tantilap Asi Masi Mawat Ewen Due , Tenga Berkat Aka , Matuh Magagalan Pai Lenge Huang Jalan Ije Tinduh Hayak Barasih , Mangat Kahandak Ewen Due Uras Tau Manjadi Kilau Gawin Ije Manjadian Taluh Handia Sahapus Kalunen Junjun Helu Huran . Aluh Hatampulu Ikei Balaku Asi Hatantilap Asi Kueh Bitim Tau Rise Rawei , Basa Bitim Tampung Sahur Baragantung Langit Tundum Parapah Baratuyang Hawun, Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla Akam Mangejau Kea Kare Dahiang Papa Ije Are Sala, Mangejau Kakare Pali Endus, Bunu Hantu Mangejau Kea Kare Kasingen Lewu Manderoh Danum, Mangejau Kare Peres Panyakit Baratus Gangguranan Ara Akan Panganten Ewen Due Tuh Palus Ikei Samandiai, Mangat Tau Belum Batuah Hayak Panjang Umur .
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatala Akam Tau Mangujan Kayu Penyang Karuhei Tatau, Sapaunggut Belum Sapanaling Taseng Kare Kayu Palis Pangereng Kare Kayu Panylembang Untek Panarang Atei, Akan Panganten Due Tuh Palus Akan Ikei Handiai, Mabgat Manyalupu Sangku Tambak Raja Manyelem Behas Bangkusan Ije Uju Kabawak Mangat Tau Hariten Halawu Benteng, Mananteluh Hila Upun Tundu
Tarima Kasih Ranying Hatala Tarima Kasih Huang Aram Ije Hai, Tinduh Hayak Barasih Ikei Balaku
sahey


Auh Laku Doa Eka Uluh Matei

palus inanjuri ku bahing Ganan Tandak Ku Balua Bulau Pantar Tatah, Bahanjung Rabia Sadurin Guntum; Eleh Bahi-Bahing Bapating Ganan Tandak Ku Manamuei Lewu Bukit Bulau Kangantung Gandang Rabia Nuyang Hapalangka Langit, Maja Balai Bulau Napatah Hintan, Balai Hintan Napatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Langit Basa Katika Tuh Ikei Haputan Raja Bunu Haya-Hayak Malipet Lenge Ikei Mayarah Biti Bereng Palus Hambaruan Ije Katatahi Huang Lenge Aim Bewei, Ije Tempun Taluh Handiai. Karana Huang Andau/Alem Endauatun Bara Ungkup Ikei Tapatetei Jalan Matei, Jadi Tiling Langit Katambua, Tusang Petak Tapajaka Kahem Jadi Nyalung Kapanduya .
Maka Liau Hatue......./Bawi.......Haring Kaharingan Jadi Umba Padadusa Aim, Buli Ikau Haluli Manumun Janjin Hemben Huran Taharep Ikau Ije Ranying Ayu Kabuat.
Ngatah Ku Tinai Bitim Ranying Hatala Langit Akam Tau Maampun Kare Dandan Kasala Selama Tuh Iye Melai Batang Danum Njam Tingang Tagal Kahain Kuasam Aim Raying Hatala Ije Tau Masi Mawat Liau Haring Kaharingan Liau........Hatue/........Bawi Ije Jadi Buli Ikau Haluli Ikei Ungkup Ayum Are-Are  Manyewut Tarima Kasih.
Manyahuang Ku Tinai Balitam Ranying Hatalla Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih
Maatuh, Mangagal Pai Lenge Tarantang Nule Huang Jalan Ije Bahalap, Tenga Kalawa Huang Matan Atei Ewen, Ampung Lingu Nalatai Tarantang Nule Mangat Ewen Eter Badehen Mahining Auh Aim Baguna , Akan Galang Pambelum Ewen Melai Batang Anum Injam. Tagal Asi Jadi Tantilap Asi, Santar Muhun Mangejau Tarantang Nule Atau, Ikei Samandiai Bara Kare Riwut Peres Baratus Ganggurana Ara Bara Kare Kasingen Lewu Mandereh Danum, Kahirin Rundung Hapamantai Tambun  Mangat Ikei Samandiai Tau Belum Batuah Hayak Panjang Umur.
Dia Panjng Riwut Rawei Ganan Tandak Ku Palus Gandang Halalian Buli, Bul Bulau Pantar Tatah, Nyiruk Rabia Sandurin Guntum Kilau Junjun Helu. Buli Natup Penyang Karuhei Tatau Sapa Unggut Belum Panaling Aseng.Kuruk Hambaruan Ikei Buli, Kuruk Hambaruan Tarantang Nule, Buli Hatampung Kilau Bua Sangalang Garing, Mulang Hatundun Tingkah Kayu Lampesun Kereng.Buli Manyelem Behas Bangkusn Timpung Ije Uju Kabawak Mangat Hriten Halawu Benteng, Barintih Upun Tundu.
Tarima Kasih Raying Hatalla Huang Aram Je Hai Hayak Barasih Te Ikei  Balaku
sahey


Auh Balaku Doa Intu Balai

Ikei Mangaku Tuntang Percaya

Ranying Hatalla Katamparan
Langit Katambuan Ikei 
Petak Tapajakan Ikei
Nyalung Kapanduyan Ikei
Kalata Padadukan Ikei

Inanjuri Ku Ganan Tandak, Balua Bulau Pantar Tatah, Bahanjung Rabia Sandurin Guntum, Bahing-Bahing Pangandak Andau Balua Parung Hai Malabehu Benteng Siru Datuh Marantau Ruang Ije Gantung Pahalendang Tinggi Pahalingei.
Eleh Bahing Bapating Ganan Tandak Manamuei Bukit Bulau Kangantung Gandang Kereng Rabia Nuyang Hapalangka Langit.
Palus Ganan Tandak Maja Balai Bulau Manapatah Intan, Balai Intan Manapatah Bulau Sali Padadusan Ranying Hatala Langit, Tuhan Tambing Kabanteran Bulan, Raja Tuntung Matan Andau, Ije Hai Kuasa Belum Japa Jimat Maharing
Iyuh-Iyuh Ranying Hatalla Huang Katika Tuh Ikei Sama-Sama Malipet Lengen Ikei Balaku Asi Belum.
 Huang Katika Tuh Ikei Haya-Hayak Manyarah Kapanatau Sangku Bulau Tambak Raja Ije Bahalap Basuang Behas Parei Manyangen Tingang .
Mangarambang Hapan Giling Pinang Hambalat Awi Rukun Tarahan Basingah Bulau Pungkal Raja Rabia Tisik Tambun, Maluhing Hapan Dandang Tingang Ije Kadandang, Ineras Bulau Hambaruan Ije Kabangkusan Timpung, Sarat Hapa Ikei Balaku Asi Dengan Raja Ije Puna Hai Tutu Kuasam Belum, Kuasam Jatun Bara Tikas Kuasa, Raja Ije Mahunjun Kuasa , Segala Raja-Raja Ije Awang Beken.
Manyahuang Ku Tinai Bitim Ranying Hatalla, Hajamban Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Haliai, Mujan Nyalung Kaharingan Belum Natisan Guhung Panaling Tahaseng Mujan Kare Kayu Penyang Karuhei Tatau, Kare Kayu Palis Pangereng Akan Ikei Samandiai Mangujan Sangku Lasang Salumpuk Entang, Manyelem Behas Bangkusan Timpung, Mangat Tau Hariten Manampalang Benteng, Mananteluh Hila Upun Tundu.
Mangatah Tinai Bitim Ranying Hatala Akam Tau Mamparendeng Kare Ikei Ungkup Kaharingan Ije Hindai Puji Manyeneh Auh Ajara Ayum Ije Baguna Hayak Barasih Haliai Uka Ewen Tau Umba Ikei Manara Aram Tuntang Kuasam Ije Hai.
Ikei Ungkup Kaharingan Dia Lupa Manyewut Tarima Kasih Tagal Kare Asi Tantilap Asi.
Ranying Hattala Ikei Ungkup Ayum Dia Ulih Manyewut Ije-Mije Kahandak Ikei, Tapi Hatalla Kabuat Hakatawan Taluh Ije Mangahandak Ike Masing-Masing .
Manyahuang Tinai Balitam Ranying Hattala, Uka Tau Hajamban Manenga Kalawa Tarang Huang Matan Atei Ikei Samandiai, Matuh Magagalan Pain Lengen Ikei Huang Jalan Ije Barasih Hayak Sampurna.
Manenga Karigas Kaabas Akan Biti Bereng Ikei, Palus Hambaruan Ikei Ije Katatahi Tarima Kasih Ranying Hatalla Tarima Kasih.
Dia Panjang Riwut Rawei Ganan Tandak Ku Mules Buli Batambang Salumpuk Entang, Manantang Tanterus Tuyang .
Buli Kuruk Bara Kuruk, Mulang Kuriu Bara Kuriu, Buli Hatampung Kilau Bua Kayu Sangalang Garing Mulang Hatundun Tingang Bua Kayu Lampesun Kereng, Buli Manyelem Behas Bangkusan Timpung Mangat Hariten Halawu Benteng , Mananteluh Upun Tundue, Buli Pahayak Panyalembang Untek Panarang Atei Parentas Rawei Paharus Jalan Parajang Hukum  Huang Aram Tuntang Kuasam Ije Hai Hayak Barasih Haliai Ikei Balaku Tarima Kasih.
Asahi    
















































































Related Posts: